Tue. Jan 18th, 2022

Warga Pakel Demo Polresta Banyuwangi Tuntut Keadilan

 

Ratusan massa aksi dari Rukun Tani Sumberejo Pakel Kembali Melakukan Demonstrasi pada (03/01) di Polresta Banyuwangi. Lantara mereka (Rukun Tani. red) menduga pemanggilan terhadap beberapa warga adalah bentuk intimidasi terhadap warga yang memperjuangkan Hak Atas Tanah Desa Pakel yang disinyalir telah puluhan tahun di kelola perkebunan swasta PT. Bumisari tanpa mengantongi ijin.

Terlihat massa aksi sampai di samping Banyuwangi pada pukul 09:30 Wib dengan di hadang kawat barikade dan pengawalan ketat. Namun aksi penyampaian pendapat tetap berjalan dengan orasi dan Do’a agar Polresta Banyuwangi dapat diberikan hidayah sehingga secara jernih melihat sengketa tanah Desa Pakel tanpa memihak siapapun.

Sekitar pukul 11:00 Wib 10 perwakilan warga beserta pendamping hukum diterima pihak Polresta Banyuwangi di wakili Kasatreskrim, Kabag ops, dan jajaran lain menyampaikan tuntutan secara langsung.

Menurut Ahmad Rifa’i ketika menyampaikan hasil audiensi dengan pihak polresta banyuwangi telah menyampaikan agar “Sementara tidak memperoses dulu laporan dari pihak manapun karena objek tanah Desa Pakel masih dalam sengketa administrasi dan perdata di PTUN Surabaya”.

Pengacara Ahmad Rifa’i menyampaikan bahwa “Kasatreskrim beserta lainnya akan menyampaikan aspirasi warga ke Kapolresta Banyuwangi” ungkapnya.

Dalam mediasi yang di wakili 10 warga beserta pendamping hukum juga secara langsung menyerahkan Surat Terbuka, Solidaritas Untuk Perjuangan Warga Pakel Banyuwangi.

Adapun tuntutan Rukun Tani Sumberejo Pakel yakni:
1. Hentikan upaya kriminalisasi warga pejuang Hak Atas Tanah Desa Pakel
2. Adili perampas tanah Desa Pakel
3. Stop pemanggilan dua warga anggota Rukun Tani Sumberejo Pakel yang memperjuangkan Hak Atas Tanah Desa Pakel
4. Hentikan upaya dugaan keberpihakan Polri/Polresta Banyuwangi pada PT. Bumisari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *